Artikel Siswa

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

PENGALAMANKU MENGIKUTI LOMBA

        (Desember 2016)Saat aku kelas 6, aku mengikuti gerakan gemar membaca dari Riau Pos. Mereka menyelenggarakan berbagai lomba. Ada lomba membaca sambil bercerita, tantangan membaca, dan cerdas cermat. Karena kita boleh mengikuti lebih dari satu lomba, aku tertarik dengan lomba membaca sambil bercerita dan lomba tantangan membaca, ternyata kakak sepupuku mengikuti lomba membaca sambil bercerita, sedangkan adik sepupuku mengikuti lomba cerdas cermat dan tantangan membaca, dan adikku juga mengikuti lomba yang sama denganku.Hari yang ditunggu pun tiba, aku harus mengikuti babak penyisihan pada lomba membaca sambil bercerita, Saat aku penyisihan, memang lomba tantangan membaca belum dimulai. Alhamdulillah, aku dapat melewati babak penyisihan itu.

Hari ini, aku harus melewati babak semi final dan juga mengikuti lomba tantangan membaca. Karena sebelum melakukan semi final, aku harus mengikuti babak pertama lomba tantangan membaca. Saat aku berada di ruangan lomba, aku duduk di sebelah adik sepupuku. Kami pun menjawab pertanyaan dari panitia seputar Gerakan Gemar Membaca yang diselenggarakan oleh Riau Pos. Setelah selesai, aku pun keluar dari ruangan. Aku segera menuju ke ruangan tempat melaksanakan lomba membaca sambil bercerita, sedangkan adik sepupuku tetap diruangan itu karena lomba cerdas cermat dilaksanakan di ruangan itu. Saat sudah sampai diruangan lomba, aku segera duduk disebelah keluargaku. Sekarang giliranku untuk maju, aku sangat deg degan, aku takut jika aku tidak lolos babak ini. Aku tetap maju, saat aku selesai membacakan cerita tersebut, aku sangat lega, kini saatnya giliran peserta lain dan aku pun turun dari atas pentas. Saat kami semua sudah selesai melakukan lomba kami masing masing, kami pun pulang. Dan alhamdulillah ya Allah, aku dapat melewati semi final, aku pun lolos ke babak selanjutnya pada lomba tantangan membaca.

Hari untuk melaksanakan final pun tiba, aku pun berangkat ke tempat lomba, seperti biasa aku menuju ruang tempat melakukan lomba tantangan membaca dan melakukan lomba tersebut dengan adik sepupuku,kami disuruh meringkas, untung saja aku dapat menyelesaikan ringkasanku tepat waktu. Setelah selesai aku menuju tempat lomba membaca sambil bercerita, setelah selesai kami pun pulang.

Sambil menunggu pengumuman, aku mendapat berita di koran Riau Pos bahwa peserta lomba apapun yang terpilih akan mengikuti acara makan malam bersama yang diadakan bersama gubernur Riau, dan ternyata aku, adikku, kakak dan adik sepupuku termasuk peserta terpilih,kamisenang sekali. Hari ini merupakan hari dilaksanakan acara makan malam dengan gubernur, malamnya sesuai jam yang ditentukan kami pun berangkat. Saat sudah sampai ditempat, kami pun mencari tempat duduk. Saat sudah selesai acara makan malam, ternyata hari ini juga merupakan hari untuk mengumumkan pemenang dari setiap lomba. Saat waktunya pengumuman, aku pasrah saja kepada Allah, apapun hasilnya aku harus terima karena aku sudah berusaha. Dari lomba cerdas cermat, adik sepupuku berhasil meraih juara. Dari lomba membaca sambil bercerita, kakak sepupuku meraih juara harapan 2, sampai disitu namaku belum juga disebut sebagai pemenang, harapanku mulai pudar. Alhamdulillah, Allah menghargai kerja kerasku. Dari lomba tantangan membaca, aku berhasil meraih juara 2, aku pun maju ke depan. Hadiah bagi pemenang yaitu mendapatkan uang, tabungan pendidikan,sertifikat,dll. Oh iya, kami juga mendapatkan tiket jalan jalan ke Jakarta pada tanggal 21 Desember 2016 mendatang.

Sekian pengalaman saya ( Rayhani Alya kelas 7.9)

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

 

 

PENGALAMAN REGU PADI PADA LOMBA TINGKAT  II TAHUN 2016

Perkemahan Lomba Tingkat II pun tiba. Kami berangkat  dari MTsN berjalan kaki menuju SMP 13. Karena jaraknya tidak terlalu jauh kami regu PALANG memutuskan untuk berjalan kaki saja tapi peralatan regu tetap dibawa menggunakan oplet. Selama dalam perjalanan menuju smp 13 kami berusaha untuk seru seruan sambil yel-yel. Saat kami memasuki gerbang belakang SMP 13 sambil beryel-yel  semua peserta yang sudah sampai duluan seelum kami terpana melihat kami karna kami sangat heboh, keren, dan gembira lah.

Sesampainya disana kami masih melanjutkan yel-yel tapi Dila dan Fajri pergi untuk mengurus administrasi regu. Sesudah administrasi regu selesai, kami mendapatkan kartu tanda peserta dan mendapat nomor undian, kami langsing menurunkan peralatan regu menuju taper yang berada di bwa yaitu di lapangan volly dan langsung mengikuti lomba tenda cepat. Dan alhamdulillah di antara semua regu pa elang yang duluan siap dan diantara semua regu pi padi yang duluan siap. Setelah selesai mengikuti lomba tenda cepat, kami diperbolehkan untuk melanjutkan membangun tepr kami yaitu seperti membangun tenda dapur, membangun gapura, pagar dan lain lain. Saat lagi sedang membangun  semuanya, perwakilan setiap regu di suruh ngumpul untuk pemilihan petugas upacara pembukaan. Alhamdulillah padi menjadi pemimpin upacara dan elang menjadi ajudan pembina upacara. Upacara pembukaan pun dilaksanakan pada sore hari yakni pada pukul 17.00. pada malam harinya langsung dilanjutkan dengan lomba MTQ, pengetahuan komputer dan manajemen regu. Dan alham dulillah semuanya dilalui dengan bagus. Alhamdulillah padi dan elang mendapat juara 1 MTQ, padi juara 3 dan elang juara 2 pengetahuan ilmu komputer, dan padi dan elang mendapat juara 1 manajemen regu. Kemudian keesokan harinya dilanjutkan dengan lomba smaphore, morse dan melukis. Dan alhamdulilah ketiga lomba itu padi dan elang mendapatkan juara 1.  Kemudian pada malam harinya diadakan lomba pidato, sejarah budaya & masakan khas RIAU, penyelenggaraan negara, dan mengenal negara ASEAN. Alhamdulilah kami memdapatkan  juara 1 disemua perlombaan pada malam itu. Di sore harinya kami mengikuti lomba upacara pengalang. Yey PALANG juara 1.

Di keesokan harinya ada lomba hiking, pionering, PBB & yel-yel. Tepi karena kelamaan di hiking dan waktu sudah hampir malam jadi pionering, PBB & yel-yel ditiadakan. Di dalam hiking itu untuk menuju ke pos pertama itu dengan cara menjawan morse dan di dalm morse itu adalah pentunjuknya dan elang adalah regu  yang pertama kali selesai dan padi regu yang kedua walaupun agak sedikit lama. Sesampainya di pos 1 kami disuruh menyelesaikan sandi dan di dalam sadi tersebut terdapat perintah untu mengerjakan  menaksir. Sesudah selasai menyelesaikan menaksir kami mendapatkan dandi lagi yang berisi petunjuk menuju kekediaman gubernur. Dan di kediaman gubernur dia lomba panorama sedangkan kami asik bermain  sambil bercanda menggunakan morse seru sih. Kemuan selesai panorama hiking dilanjutkan dan pada akhir perjalan hiking ada lomba PPPK. Dan kami sampai di buper lumayan sore. Dan pada malam hari ini juga upacara penutupan sekaligus pengumuman dilaksanakan. Setelah upacara saat saat yang ditunggu pun tiba yaitu pengumuman pemenang dan tepat pada pukul 17.30 diumumkan bahwa yang menang dalam LT II ini dan akan membawa nama Kwarran Sail ke LT III adalah……… regu ELANG dan PADI dari MTsN Andalan pekanbaru. Alhamdulillah ya ALLAH makasih atas segala kesuksessan yang engkau berikan . “ TUNGGU KAMI DI LOMBA TINGKAT III YA KWARRAN YANG LAIN”

LOMBA TINGKAT  III

                Hari ini adalah hari di mualainya terbentuk sejarah bagi kami ragu PADI dan ELANG.pagi ini kami packing semua peralatan regu ke dalam pick up. Setelah semua naik ke atas pick up, kami berkumpul dan di berikn arahan serta nasehat dari kak Am dan kak Ezzy. Kami dari MTsN menuju BUPER kwarcap menggunakan oplet biru. Sebelum berangkat kami berdoa bersama sma agar kami diberi keselamatan dan juga di beri kemudahan oleh ALLAH SWT. Selama dalam perjalan kami selalu berdoa, jantung berdebar debar karena inilah pertempuran yang sebanarnya. Kami sempat tersesat dijalan karna jalannya kelewatan dan akhirnya kami putar balik dan karna tersesat kami kita kami sudah terlambat, dan ternyata lomba administrasi belum dilaksanakan. Jadi kami bersyukur karena kami belum terlambat sesampainya disana kami langsung dipandang semua orang. Kami langsung menurunkan semua peralatan yang ad di pick up. Seluruh peserta sudah hadir disana. Setelah semua barang diturunkan dari pick up, kami langsung disuruh baris karna kak Yudi mau memberikan arahan. Setelah kak yudi memberikan arahan kami pun menunggu sampai lomba administrasi dimulai, yaitu menunggu di panggung. Lomba dministrasi pun dimulai, yang mewakili Padi adalah dila dan yang Elang adalah Fajri. Yang lainnya mereka mulai mengangsur membuat gapura dan tandu. Dila dan fajri pun kembali ke tempat yang lain. Elang mendapat nomor dada 01 dan Padi mendapat nomor dada 13. Setelah memakai nomor dada dan kartu tanda peserta kami dipermolehkan memasukkan barang kami kedalam taper. Kami membawa peralatan kami menggunakan tandu yang sudah dibuat tadijadi kami 3 kali bolak balik untuk mengangkut barang. Kami membawa barang dari tempar awal kami ke taper sambil beryel-yel jadi semuanya memusatkan perhatiannya pada kami. Ya walaupun berat tapi kami tetap semangat. Kami mulai mengangsur membagun taper selama membangun taper dan baru tenda A dan setengah tenda dapur kami sudah dipanggil untuk lomba packing, 5 menit kemudian yang ikut lomba TM dan TJ. Intinya kami baru duduk 5 menit udah dipanggil lagi untuk berlomba. Di hari pertama perlombaannya lumayan banyak. Tapi pas dihari kedua mata lomba yang diadakan sebanyak 25 mata lomba. Rasanya emang capek dan berat banget tapi itu lah yang membuat semuanya memberi kesan dan menjadi kenangan yang tak mungkin pernah terlukan. Di hri pertama semuanya berjalan dengan lancar pas dihari kedua padi merasa takut karena elang berada di posisi 2 kami cemas sehrian sampai malamnya elang cerita kalau juri tadi datangin tenda mereka dan menayai peta pita kami kok ga ada katanya peta pita kami hilang dan mendengar kabar itu kami semua cemas. Tapi kami selalu berusaha untuk optimis kalau Elang danPadi angkat berangkat sama sama ke LT IV. malam harinya adalah malam pensi kami berharap besok ada suat keajaiban yang membuat keduanya lolos ke LT IV. Karena pada malam itu jarak nilai elang dengan yang juara 1 hanya beda 0,3 kami pun dapat tenang walaupun tidak sepenuhnya dan padi berharap agar elang bisa menang di lomba pionering besok paginya. Setelah semua perlombaan kami ikuti dan kami lewati tibalah saatnya upacara penutupan sekaligus pengumuman siapa yang akan olos ke LT IV. Dan saat saat itu adalah saat yang paling menegangkan. Kemi semua regu ELANG dan PADI sert para pembina dan para purna LT V tahun 2002 dan 2007 (yang hadir pada saat itu) berdoa dan memohon kepada

ALLAH agar PAALANG bisa lanjut ke LT IV. Deg…deg…deg.. “regu berprestasi tinggi putri adalah regu dengan nomor dada……. Ti…ga be…las” regu padi bergembira karena PADI lolos ke Lt IV “ dan regu berpertasi tinggi putra adalah nomor dada…..” (semuanya berdoa agar yang disebutkan adalan nomor dada 01) “ nomor dada……nol……de…lapan…” secara tiba tiba regu padi nagis karena elang gak bisa neani padi ke LT IV. Semuanya menangis , Padi mengangis Elang menagis kak Sadam kak Am dan Alumni yang lain semuanya menangis termasuk kak Yudi (ka kwarran sail) pun menangis. Karena Padi tau ga mungkin elang gak menang karna selama latihan dila elang selalu diatas padi g pernah dibwa padi. Sedangkan jarak nilai PADI lebih tinggi dibandingkan nilai JAGO (regu putra yang berprestasi tinggi). Ya walupun begitu PADI selalu percaya bahwa ELANG akan selalu ada untuk PADI.

LOMBA TINGKAT  IV

                Pagi ini Padi disuruh datang jam 7.00 karena mau packing barang yang sebelumnya masih ada beberapa yang kurang. Karena hari ini adalah hari pertempuran antar cabang se RIAU. Jam 8 mobil kwarcab pun datang untuk mengangkut barang ke buper. Dibantu dengan elang dan beberapa penegak yang bantuin angkatin barang kami ke atas mobil. Padi berangkatnya kali ini tidak menggunakan oplet tapi menggunakan mobil pribadi salah satu dari padi. Dan elang ikut mengantarkan padi sampai ke buper. Kami tidak langsung kebuper tadi disuruh ke SMP Budiluhur dulu. Disana kami lomba administrasi, kami mendapat nomor dada 20. Sambil menunggu peseta yang lainnya selesai administrasi padi sarapan nasi goreng dulu didepan sambil menunggu giliran lomba packing. Selesai makan selanjutnya giliran kami yang lomba packing jadi sistem lombanya adalah 1 peserta 1 juri jadi setiap orangnya dalam regu tersebut dinilai oleh satu juri yang berbeda. Selesai lomba packing waktu sholat zhuhur dan makan tiba. Kami masak disan dan kami masak nasi dan telor saja biar cepat makan. Dan yang paling diingat saat masak itu adalah kami ga tau cara makai kompor nesting. Bukannya ga tau, tau tapi takut salah cara penggunaannya. Jadi pertama kami coba pasang gasnya ke nestingnya tapi apinya ga mau nyala terus kami bingung, kami lepasin lagi gasnya. Pas kami pasang lagi gasnya gas nya keluar secara serantak kami kabur dan berteriak karena takut meledak, dan dila pun langsung melepaskan gannya dari kompor nesting tersebut. Akhirnya kami mencari bantuan dan kami bertanya pada oom oom yang jualan nasigoreng ditempat kami sarapan tadi. Sungguh menegangkan memasangkan gasnya. Setelah semuanya masak kami pun makan. Setelah makan kami pergi sholat berjamaah di mushollah. Saat yel-yel menuju mushollah semuanya melirik kami karena sendal kami sama semua yaitu warna biru.  Pas kami masuk mushollah selesai ambil wudhu kami agak terlambat jadi kami masbuk. Ketika lagi berdoa semuanya pada heran karena didalam mushollah rata-rata telukungnya warna putih kami bed sendiri kami semuanya warna ungu dangan model dan jenis yang sama, berurut pula dari padi1 sampai padi8. Selesai sholat kami menunggu lumayan lama disana sampai akhirnya kami dikumpulkan lagi di tengah lapangan untuk bersiap-siap menuju buper PUSDIKLATDA. Perjalannya sangat jauh berkelok-kelok, ada pendakian ada penurunan, saat kami bertanya pada warga yang ada disana katanya jalan pramuka masih jauh dan katanya ini jalannya kejahuan. Cukup melelahkan karena disana rintangannya banyak kali. Karena kami membawa tas beserta stok yangdibentuk segitiga. Iyalah tasnya ada yang melorot  terus, ada yang tasnya koyak untuk menyanggah stoknya jadi akhirnya karena yang tasnya koyak adalah dila jadi dila cuma bawa tasnya dan segitignya di pegang dan dibantu sama si putri dan dea. Dan walnya kami urutan 4 yang berangkat jadi urutan yang terakhir. Sungguh melelahkan. Sesampainya disana kami langsung diberikan arahan untuk ke taper sesuai no dad dan disuruh bangun tenda dan baru sampai di taper pimbru di suruh ngumpul karena ini adalah pemilihan pemimpin upacara untuk upacara pembukaan LOMBA TINGKAT IV jadi puja yang ngumpul. kami langsung membagun tenda dan ranti yang masak un tuk makan malam. Semuanya sudah terpasang, malam pun tiba. Di malam itu tidak ada lomba jadi kami bisa istirahat hanya saja malam itu hanya orientasi bagi pimbru dan bindamping, tapi pada malam itu hujan turun dengan deras jadi tenda dam kami terbang kebelakang kami udah panik barang udah basah tapi alhamdulillah akhirnya barang bisa diselamatkan. Kami ikuti semua lomba yang ada dan kami berusaha semaksimal mungkin. ada pada suatau malam salah satu tenda dum kami terbang  karena hujan yang sangat deras dan patah jadi tenda dum yang tersisa Cuma satu jadi malam itu juga kami putuskan untuk membagun tenda A untuk tidur disana. Dan akhirnya tenda A selesai dibangun kami langsung tidur. yang paling berkesan dari Lt IV adalah pengembaraannya karena kami berjalan dari PUSDIKLATDA menuju danau buatan sangat melelahkan selama perjalanan kami melewati pos yang dibuat oleh panitia mulai dari pos kompas, tali temali, menaksir ,PPPK dan KIM. Selama perjalan menuju danau buatan disitu lah kami mulai dekat dengan regu putra dari pekanbaru yaitu JAGO. Dan kami sepati kalau kami akan salim membantu. Cukup melelahkan tapi akhirnya kami sampai juga di danau buatan. Di sana kami mengikuti lomba masakan  darurat dan lomba survival. Malam pun tiba karena kami disuruh kak sadam tidur di danau buatannya pakai bivak aja jadi kami tidak membawa tenda kami hanya tidur dibivak saja. Sayangnya malam harinya hujan deras turun lagi jadi kami terpaksa harus mengungsin dan tidur di aula intinya seru deh. Keesokan harinya kami melanjukan kegiatan yaitu diawai dengan sarapan dan masak untuk bekal makan siang. Paginya kami ikut lomba smaphore dan morse kemudian pengembaraan dilanjutkan yaitu tujuanya menuju buper pusdiklatda. Pertama kami diawali dengan intruksi u tuk mencari 5 benda yaitu bungan senduduk, bunga akasia, daun pohon karet , buah orange kecil dan satu lagi lupa maaf ya hehehe.  Selama perjalan kami juga disuruh catat tanda medan dan tanda jejak. Dan ada kami melwati hutan di dalam hutan itu salah satu dari kami cece sempat terpeleset saat melewati penurunan yang licin. Dan ad lagi kami harus mendaki tebing yang dari tanah liat pas pula tanahnya lagi basah jadi kami terpeleset terus dan untungnya ada jago yang nolongin. Kemudian kami beerhenti di pos yang disuruh kakak panitia disana kami mengumpulkan 5 barang yang disuruh cari dan menjawab pertanyaan yang di berikan oleh kak ricky (salah satu juri). Disini kami makan, istirahat dan sholat dan dipos ini juga diadakan lomba peta topografi dan sandi. Perjalananpun dilanjutkan cuacana sangat panas jadi kami selalu berhenti kalau udah gak sanggup dan baru lanjut lagi kalau udah sanggup. Lumayan jauh untuk menuju buper pusdiklatda. Selama perjalanan ada pos panorama ,  mengenal ketentuan tentang lambang negara, bahasa, bendera dan lagu kebangsaan. Dan akhirnya kami sampai juga di buper pusdiklatda. Keesokan harinya kami mengikuti lomba senam pramuka, yel-yel pramuka,

PESERTA LT V 2017

  1. ADILA FAIZAH SETYANI
  2. PUJA HASHIFA
  3. DEA AYU PUTRI
  4. PUTRI ATIKA SURI
  5. MARCELLA WIRANTI IRWANTO
  6. MARCHELYNA
  7. SYLVINA AMBRYANI PUTRI
  8. NANDA AURELIA

halang rintang, kerjasama tim dan administrasi regu. Karena di juknis dan julas tertulis bahwa upacara penutupan LT IV RIAU tahun 2016 diadakan pada malam sabtu jadi elang datang ke buper untuk semangatai padi dan para purna LT IV RIAU tahun 2002 dan 2007 juga hadir. Tapi sayangnya upacaranya diunsur jadi besok pagi. Padahal pada malam itu elang dan alumni udah menegeluarkan yel-yel untuk semangati padi mungkin mereka lah yang paling heboh karena mereka yakin padi pasti akan berangkat ke LT V NASIONAL. Untungnya elang tetap datang pada besok pagi dan saat diumumkan “ regu yang menjadi regu berpretasi tinggi putri adalah nomor dada……”  elang asik bersorah “ 20…20…20”   “ adalahhhh dua puluh….” Padi langsung gembari dan nangis terharu karena kami pergi ke LT V tanpa ELANG. Setelah pemberian wimpel piala, foto-foto , salam salaman. PALANG langsung menuju tengah lapangan untuk beryel-yel di gabung dengan para alumni. Sungguh pengalam yang luar biasa. Yang tak mungkin akan terlupakan seumur hidup kami. Terimakasih ELANG karena udah selalu mensuport PADI dan selalu mendukung dan mendoakan PADI yang terbaik. PADI memiliki target untuk menjadi peringkat 5 besar di T V nanti. Sayonara LT IV.

By: Dea Ayu Putri Cs

+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

 

 

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

PENGALAMANKU MENGIKUTI LOMBA

         Saat aku kelas 6, aku mengikuti gerakan gemar membaca dari Riau Pos. Mereka menyelenggarakan berbagai lomba. Ada lomba membaca sambil bercerita, tantangan membaca, dan cerdas cermat. Karena kita boleh mengikuti lebih dari satu lomba, aku tertarik dengan lomba membaca sambil bercerita dan lomba tantangan membaca, ternyata kakak sepupuku mengikuti lomba membaca sambil bercerita, sedangkan adik sepupuku mengikuti lomba cerdas cermat dan tantangan membaca, dan adikku juga mengikuti lomba yang sama denganku.Hari yang ditunggu pun tiba, aku harus mengikuti babak penyisihan pada lomba membaca sambil bercerita, Saat aku penyisihan, memang lomba tantangan membaca belum dimulai. Alhamdulillah, aku dapat melewati babak penyisihan itu.

Hari ini, aku harus melewati babak semi final dan juga mengikuti lomba tantangan membaca. Karena sebelum melakukan semi final, aku harus mengikuti babak pertama lomba tantangan membaca. Saat aku berada di ruangan lomba, aku duduk di sebelah adik sepupuku. Kami pun menjawab pertanyaan dari panitia seputar Gerakan Gemar Membaca yang diselenggarakan oleh Riau Pos. Setelah selesai, aku pun keluar dari ruangan. Aku segera menuju ke ruangan tempat melaksanakan lomba membaca sambil bercerita, sedangkan adik sepupuku tetap diruangan itu karena lomba cerdas cermat dilaksanakan di ruangan itu. Saat sudah sampai diruangan lomba, aku segera duduk disebelah keluargaku. Sekarang giliranku untuk maju, aku sangat deg degan, aku takut jika aku tidak lolos babak ini. Aku tetap maju, saat aku selesai membacakan cerita tersebut, aku sangat lega, kini saatnya giliran peserta lain dan aku pun turun dari atas pentas. Saat kami semua sudah selesai melakukan lomba kami masing masing, kami pun pulang. Dan alhamdulillah ya Allah, aku dapat melewati semi final, aku pun lolos ke babak selanjutnya pada lomba tantangan membaca.

Hari untuk melaksanakan final pun tiba, aku pun berangkat ke tempat lomba, seperti biasa aku menuju ruang tempat melakukan lomba tantangan membaca dan melakukan lomba tersebut dengan adik sepupuku,kami disuruh meringkas, untung saja aku dapat menyelesaikan ringkasanku tepat waktu. Setelah selesai aku menuju tempat lomba membaca sambil bercerita, setelah selesai kami pun pulang.

Sambil menunggu pengumuman, aku mendapat berita di koran Riau Pos bahwa peserta lomba apapun yang terpilih akan mengikuti acara makan malam bersama yang diadakan bersama gubernur Riau, dan ternyata aku, adikku, kakak dan adik sepupuku termasuk peserta terpilih,kamisenang sekali. Hari ini merupakan hari dilaksanakan acara makan malam dengan gubernur, malamnya sesuai jam yang ditentukan kami pun berangkat. Saat sudah sampai ditempat, kami pun mencari tempat duduk. Saat sudah selesai acara makan malam, ternyata hari ini juga merupakan hari untuk mengumumkan pemenang dari setiap lomba. Saat waktunya pengumuman, aku pasrah saja kepada Allah, apapun hasilnya aku harus terima karena aku sudah berusaha. Dari lomba cerdas cermat, adik sepupuku berhasil meraih juara. Dari lomba membaca sambil bercerita, kakak sepupuku meraih juara harapan 2, sampai disitu namaku belum juga disebut sebagai pemenang, harapanku mulai pudar. Alhamdulillah, Allah menghargai kerja kerasku. Dari lomba tantangan membaca, aku berhasil meraih juara 2, aku pun maju ke depan. Hadiah bagi pemenang yaitu mendapatkan uang, tabungan pendidikan,sertifikat,dll. Oh iya, kami juga mendapatkan tiket jalan jalan ke Jakarta pada tanggal 21 Desember 2016.

Sekian pengalaman saya Rayhani Alya kelas 7.9

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

MUHASABAH MENJELANG UAMBN DAN UN

Pada hari Kamis tanggal 07 April 2016, MTsN Andalan Pekanbaru mengadakan acara Muhasabah dan motivasi persiapan menuju Ujian Nasional 2016 bagi kelas IX. Acara ini diadakan di Mushallah Miftahul Ulum MTsN Andalan. Acara ini diawali dengan kata sambutan dari Bapak Darusman S,S.PdI, M.Pd selaku kepala madrasah. Pak Darusman mengatakan bahwa MTsN Andalan merupakan sekolah dengan jumlah siswa yang mengikuti Ujian Nasional terbanyak ke-5 se kota Pekanbaru dan juga termasuk sekolah yang terjamin kejujurannya dalam melaksanakan Ujian Nasional.

Setelah kata sambutan dari bapak Kepala Madrasah, acara setelah itu ialah acara motivasi yang disampaikan oleh Bang Afro. Acara ini diawali dengan motivasi peningkatan semangat belajar dan cara-cara menggapai impian. Motivator menyampaikan, bahwa kita harus tetap berusaha mengejar ipian kita walaupun orang mengira impian kita itu mustahil kita capai.

 a

Setelah acara motivasi semangat belajar, yang selanjutnya ialah meningkatkan rasa cinta dan sayang pada orang tua terutama ibu. Sang motivator menunjukkan sebuah video operasi ketika ibu melahirkan. Video menunjukkan betapa sakitnya yang ibu rasakan ketika melahirkan kita. Setelah menunjukkan video, motivator menjelaskan betapa keras perjuangan orang tua kita dalam merawat kita sejak kecil hingga saat ini.

Menulis cita-cita dan Harapan untuk masa depan
Menulis cita-cita dan Harapan untuk masa depan

Motivator pun membangkitkan rasa sayang dan cinta kita  pada orang tua dengan menginstruksikan kepada seluruh peserta Muhasabah untuk mengingat segala kselahan kita. Mulai dari kesalahan kecil hingga kesalahan besar. Para peserta muhasabah pun meneteskan air mata. Hampir seluruh murid kelas IX yang menangis bahkan guru yang ada di tempat acara juga turut meneteskan air mata. Setalah itu seluruh peserta muhasabah meminta maaf kepada orang tuanya masing-masing. Acara ini pun ditutup oleh motivator. Acara ini berlangsung sekitar 2 jam.

Kesan salah satu murid ialah “ acaranya bagus dan membangkitkan semangat belajar serta menambah rasa cinta terhadap kedua orang tua”

(By: M.Rasyid Hilmi-IX.8)